Seperti kita ketahui sapi perah yang dipelihara di Indonesia hampir semua strainnya berasal dari daerah sub tropis, semisal FH berasal dari belanda, dan yang masuk ke Indonesia kebanyakan dari Australia. Karena berasal dari sub tropis maka untuk berproduksi optimal di Indonesia maka harus dilakukan aklimatisasi atau membuat mikro iklim yang sama dengan daerah asalnya.
Salah satu metode yang bisa di kembanglan adalah sistem kandang closed house, dimana dengan sistem kandang ini akan bisa mencapai suhu yang cukup ideal untuk sapi perah. di Klaten kandang yang kami instal closed house bisa mencapai suhu 22,8 derajat Celcius.
Kalau tidak dilakukan aklimatisasi dampaknyasapi perah akan mengalami Heat Stress. Akibat dari heat strees adalajh produksi yang tidak optimal dan reproduksi yang tidak optimal. (Dua hal ini akan kami bahas secara lebih dalam di potingan selanjutnya
Instalasi Kandang Sapi bisa digambarkan sebagai berikut

