Controller Kandang Closed House Sapi Perah

Salah satu alat yang penting dalam kandang closed house adalah controller. Fungsi controller adalah mengatur sistem dalam kandang closed house berjalan secara otomastis dengan parameter parameter mikro klimate yang dikehendaki.

(catatan : controller yang ada dipasaran saat ini seeoerti temtron, punos, holitron, dll dirancang untuk kandang closed house  ayam)

 

Beberapa hal yang minimal harus dipunyai oleh controller untuk kandang closed house sapi perah.

  1. Mampu membaca dan mengatur THI (temperature humudity indeks). Dalam kandang closed house sapi perah kondisi mikro klimate yang ideal di simbulkan dengan THI (temperature humudity indeks), yang dihitung berdasarkan suhu dan kelembaban, sehingga controller harus mampu mengerakkan fan dan colling pad untuk mencapai THI yang ideal. dan amempunyai alarm untuk notice jika THI di atas atau di bawah ambang normal.
  2. Mampu mendekteksi kadar amoniak,  Kadar amoniak yang tinggi akan merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat produksi, kadar amoniak yang disyarakan maksimal  kurang dari 25 ppm ( sekitar 17 mg/m3). Nilai Ambang Batas (NAB) yang ditetapkan oleh peraturan Indonesia untuk mengurangi dampak negatif pada kesehatan hewan dan manusia. Kadar yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan sapi, menurunkan daya tahan tubuhnya, dan rentan terhadap infeksi penyakit.
    Kontroller yang bagus disamping mampu mendekteksi mkadar amjoniak juga mampu memerintahkan sistem closed house dalam hal ini fan uantung memberikan sirkulasi udara yang cukup sehingga bisa membuang kadar amoniak dalam kandang. dan memberikan alarm jika kadar amoniak dalam kandang di atas ambang batas sehingga bisa dilakukan tindakan pembersihan kotoran secara manual.
  3. Mampu mangatur intensitas cahaya dan lama pencahayaan. Pengaturan lampu kandang sapi perah sistem closed house idealnya menggunakan fotoperiode 16 jam cahaya dan 8 jam kegelapan untuk meningkatkan produksi susu dan kesuburan. Intensitas cahaya harus dijaga antara 160-200 lux saat terang dan di bawah 50 lux saat gelap. Controller yang bagus juga harus mampu berfungsi sebagai timer maupun dimmer (pengatur instensitas cahaya)
  4. Mampu meminimalisasi biaya listrik, Salah satu komponen biaya operasional yang tinggi adalah listrik, oleh karena itu controller yang bagus harus support dengan multi variable speed dengan menggunakan  inverter yang terbukti  bisa menurunkan biaya listrik kiupas samnpai 60 persen.
  5. Kemudahan Operasional, Kemudahan operasional, kemudahan dalam setting merupakan keharusan saat ini, controleer yang baik harus mudah dalam settingnya dan support android maupun PC sehingga bisa di setting dan di monitor kondisi kandang dari manapun selama ada internet.

 

Kami memdesain cotroller khusus untuk kandang sapi perah dengan mempertimbangkan hal hal di atas, dengan tampilan sebagai berikut :

 

Fitur Standart Controller

  1. Terbukti Hemat Energy listrik sampai 60 % pada pengunaan kipas
  2. Operasional sederhana dan mudah
  3. Alat, intalasi panel dan teknologi sesuai dengan Standar Industri generasi ke 4.0
  4. Semua Fitur dapat dikendalikan dari HP/Laptop dengan standar Industrial Internet of Things
  5. Dilengkapi dengan Grafik Trend semua Parameter berikut Data Logger kondisi kandang (optional)
  6. Alarm Notifikasi pada HP jika ada masalah pada kandang (Temperature, Humidity, NH3, amper kipas dll)
  7. Water flow meter untuk mengetahui konsumsi air minum bisa ditambahkan.
  8. Pengaturan timer dan dimmer lampu

 

 

 

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *